13 Cara Ampuh untuk Mengatasi 502 Bad Gateway

0
62


Ketika sedang berselancar di internet hingga mengunjungi berbagai website, mungkin kamu pernah mengunjungi beberapa kesalahan atau error pada website yang kamu datangi, seperti 404 Not Found, 504 Gateway Timeout Error, dan sebagainya. Salah satu kesalahan yang mungkin sering pula kamu temukan adalah 502 Bad Gateway Error yang akan kita bahas pada artikel ini.

Selain di website dengan CMS WordPress, jenis kesalahan 502 Bad Gateway juga sering terjadi di Gmail, Twitter, bahkan Cloudflare. Tapi tenang, di pembahasan ini kamu akan mengetahui apa itu 502 Bad Gateway Error, dampaknya untuk SEO website WordPress, serta cara mengatasinya. Mari simak!

Pengertian 502 Bad Gateway Error

Saat mengunjungi sebuah website, browser kamu akan mengirimkan request atau permintaan ke web server. Kemudian web server akan menerima dan memproses permintaan tersebut. Setelah itu, web server akan mengirim kembali resource yang diminta bersamaan dengan header HTTP dan HTTP status code.

Biasanya, HTTP status code tidak akan terlihat kecuali jika ada sesuatu yang salah dan HTTP status code bekerja sebagai pemberitahuan jika ada sesuatu yang salah. Kode dalam bentuk tiga angka yang muncul di halaman website (404, 502, atau 504) adalah kode yang bisa membantumu mencari solusinya.

Jenis kode error 502 Bad Gateway termasuk dalam jenis kode 500 Status Error Codes selain 500, 501, 503, 504, dan seterusnya. Setiap angka tersebut menunjukkan jenis error yang berbeda-beda di sebuah website. Kode 502 Bad Gateway terjadi akibat server yang bekerja sebagai gateway atau proxy menerima respon yang tidak sah (invalid) dari inbound server.

Baca Juga: Proxy: Pengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Jenis-jenis Proxy

Variasi 502 Bad Gateway Error

Kode kesalahan 502 ini memiliki beberapa variasi. Meski terkadang muncul dengan tampilan yang berbeda di setiap browser, web server, dan operating system (OS, tapi mereka semua memiliki arti yang sama. Berikut ini adalah beberapa variasi 502 Bad Gateway Error yang mungkin akan kamu temukan:

  • 502 Bad Gateway
  • HTTP Error 502 – Bad Gateway
  • 502 Proxy Error
  • Error 502
  • HTTP 502
  • 502 Service Temporarily Overloaded
  • That’s an error. The server encountered a temporary error and could not complete your request. Please try again in 30 seconds. That’s all we know.
  • 502 Server Error: The server encountered a temporary error and could not complete your request.
  • 502 Server Error
  • 502 – Web server received an invalid response while acting as a gateway or proxy server. There is a problem with the page you are looking for, and it cannot be displayed. When the web server (while acting as a gateway or proxy) contacted the upstream content server, it received an invalid response from the content server.
  • Layar putih polos

Beberapa website memiliki tampilan mereka sendiri untuk menampilkan 502 Bad Gateway error. Selain membuat website-mu tidak terlihat membosankan, hal ini juga dapat meningkatkan kualitas user experience.

Pengaruh 502 Bad Gateway terhadap Website

Berbeda dengan error 503 yang digunakan sebagai maintenance mode pada WordPress dan memberitahu Google untuk mengecek website kembali di lain waktu, error 502 berpengaruh buruk langsung ke SEO jika tak segera diatasi.

Sebab, jika website-mu mengalami downtime selama 10 menit dan di saat bersamaan website-mu di-crawl secara konsisten, mungkin crawler dapat meng-crawl halaman tersebut dari cache yang ada. Namun, jika downtime terjadi selama berjam-jam, maka Google akan menyadari adanya error 502 Bad Gateway dan mulai mempertimbangkan untuk menurunkan peringkat website-mu.

Selain itu, kerugian akibat 502 Bad Gateway Error juga bisa kamu alami dari segi konversi atau perubahan dari pengunjung menjadi pembeli. Alhasil, jumlah penjualanmu yang terjadi di website akan menurun hingga dapat menimbulkan kerugian, tergantung seberapa lama website mengalami downtime.

Baca Juga: Kenali Let’s Encrypt SSL untuk Menaikkan Peringkat Website

Cara Mengatasi 502 Bad Gateway Error

Masalah 502 Bad Gateway Error biasanya terjadi pada network atau server. Tetapi, tak menutup kemungkinan masalah ini terjadi dari sisi klien atau pengguna, yaitu browser kamu. Oleh karena itu, berikut ini ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi 502 Bad Gateway Error, baik dari sisi server maupun klien.

Muat ulang halaman website

Langkah pertama yang perlu dilakukan ketika kamu mendapat pesan 502 Bad Gateway Error adalah coba menunggu beberapa menit dan muat ulang (reload) halaman website. Ada kemungkinan kesalahan 502 muncul karena server mengalami permintaan yang berlebih (overload) saat kamu akses dan seharusnya website akan aktif kembali setelah kamu muat ulang semenit kemudian.

Hapus cache browser

Jika 502 Bad Gateway Error masih kamu temui setelah melakukan reload halaman website, kamu perlu melakukan cara selanjutnya, yaitu menghapus cache browser milikmu. Jika belum mengetahui cara menghapus cache, kamu bisa mempelajari caranya dari artikel Cara Menghapus Cache dari Berbagai Browser.

Ganti browser

Cara lainnya, kamu bisa mengakses website dari browser lain atau tab samaran (incognito) untuk melihat apakah masalah ada pada website atau browser-mu. Jika website dapat diakses di browser lain atau tab samaran, mungkin kesalahannya terletak pada browser yang kamu gunakan.

Baca Juga: 10 Mesin Pencari Selain Google

Gunakan perangkat lain

Website yang kamu kunjungi mungkin dapat diakses di berbagai perangkat, seperti laptop, komputer, tablet, atau HP. Namun, mungkin error 502 Bad Gateway terjadi di salah satu jenis perangkat yang kurang mendukung berjalannya website. Oleh karena itu, mungkin kamu bisa coba mengakses website dari perangkat lain selain yang kamu gunakan.

Cek status website

Kamu juga bisa langsung mengecek status website, apakah benar-benar sedang mengalami error atau hanya dialami oleh kamu. Caranya, kunjungi downforeveryoneofjustme.com lalu ketikkan nama domain atau alamat website yang terlihat error di browser-mu. Website ini juga dapat memberi tahu, apakah kesalahan 502 Bad Gateway terjadi dari sisi server atau klien (browser yang kamu gunakan).

website down error status 502 bad gateway

Baca Juga: 5 Penyebab Website Down, Apa Saja Ya?

Tunggu hingga masalah DNS selesai

Cara mengatasi 502 Bad Gateway Error yang satu ini bisa kamu lakukan jika kamu berada di sisi server, alias pengelola website. Sebab, kesalahan 502 juga bisa terjadi karena adanya isu pada DNS (Domain Name Server), misalnya domain tidak me-resolve IP yang benar.

Jika kamu baru saja melakukan migrasi website WordPress ke penyedia hosting baru, kamu perlu menunggu selama paling tidak 24 jam untuk memastikan migrasi telah berjalan lancar. Hal ini tergantung dengan value TTL dari DNS milikmu.

Membersihkan cache local DNS

Masalah yang terjadi di DNS juga bisa disebabkan oleh menumpuknya cache local di DNS. Oleh karena itu, kamu bisa mulai menghapus cache local DNS kamu dengan cara kerja yang mirip dengan cara menghapus cache browser. Simak bagaimana cara menghapus cache local DNSmu dari artikel Cara Flush DNS pada Windows, Mac, dan Linux.

Cek hosting website yang digunakan

Salah satu alasan utama mengapa website-mu mendapat pesan 502 Bad Gateway Error adalah karena adanya isu dengan hosting website. Kadang, query, script, atau request akan memakan waktu yang lebih lama saat dikelola server. Akhirnya, request dibatalkan atau dimatikan oleh server.

Kebanyakan hosting, terutama shared hosting, menerapkan “kill script”, yaitu pemberhentian request setelah beberapa waktu sehingga request ini tidak akan memengaruhi pengguna hosting lainnya. Namun buruknya, kualitas user experience di website-mu akan menurun. Oleh karena itu, pastikan kamu menggunakan cloud hosting berkualitas yang siap sedia membantu kamu 24/7, ya!

Matikan CDN untuk sementara waktu

Error 502 juga bisa terjadi karena adanya masalah dengan CDN. Jika kamu menggunakan provider CDN pihak ketiga, salah satu caranya adalah untuk mematikan CDN kamu untuk sementara waktu. Kemudian kamu bisa login ke website-mu melalui SFTP dan mengganti nama folder plugin ke cdn-enable_old. Tindakan ini akan memutus koneksi CDN untuk sementara waktu.

Selain itu, 502 Bad Gateway Error juga bisa terjadi jika provider menyediakan perlindungan dari DDoS serta layanan proxy seperti Cloudflare karena mereka memiliki firewall tambahan di dalamnya. Error 502 memang sering muncul pada layanan Cloudflare gratis. Sayangnya, karena Cloudflare adalah layanan proxy yang full, jadi tidak mudah untuk mematikannya.

Baca Juga: Panduan Dasar Cloudflare

Atur plugin website WordPress

Pada berbagai kasus, pembatalan scripts dan queries oleh server terjadi akibat bad code di website WordPress kamu. Masalah bisa muncul dari plugin yang kamu unduh dari pihak ketiga. Selain itu, ada juga beberapa kasus kesalahan konfigurasi plugin caching yang akhirnya menyebabkan 502 Bad Gateway Error.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikannya adalah dengan menonaktifkan plugin yang kamu gunakan. Ingat, kamu tidak akan kehilangan data hanya dengan menonaktifkan plugin. Caranya, klik menu Plugins pada menu bar di dashboard WordPress, lalu klik Deactivate dari menu Bulk Actions sehingga status semua pluginmu akan nonaktif.

Kemudian, aktifkan plugin satu per satu dan muat ulang website-mu setiap plugin diaktivasi. Saat kamu melihat pesan 502 Bad Gateway Error ketika menggunakan salah satu plugin, berarti itulah plugin yang menyebabkan error 502. Selanjutnya, kamu bisa meminta bantuan dari developer plugin untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengirimkan tiket support atau komentar review.

Namun, jika kamu tidak memiliki akses ke dashboard Administrator, kamu bisa masuk ke FTP milikmu dan mengganti nama folder plugin menjadi plugins_old. Setelah itu, coba cek kembali website-mu. Jika sudah berhasil, kamu hanya perlu mengetes setiap plugin. Kembalikan folder pluginmu ke nama “plugins”. Setelah itu, ganti nama masing-masing untuk melihat plugin mana yang bermasalah.

Cek tema website yang digunakan

Selain plugin, 502 Bad Gateway juga bisa terjadi akibat tema website yang kurang mendukung. Kamu bisa menemukan kesalahannya dengan mengganti tema yang memunculkan error saat digunakan. Caranya, pilih “Appearance” di menu bar pada dashboard WordPress, lalu klik “Themes”, kemudian atur tema yang digunakan hingga tidak memunculkan error 502 lagi saat website diakses.

Baca Juga: Panduan cPanel untuk Pemula

Cek Error Log

Kesalahan 502 Bad Gateway juga dapat muncul setelah kamu melakukan perubahan tertentu pada website. Jika kamu tidak dapat mengenali perubahan apa yang membuat website-mu menjadi error, maka kamu bisa mengandalkan error log. Ikuti langkah berikut:

  • Login ke cPanel hosting

  • Klik “File Manager” di section FILES

    File Manager cpanel

  • Edit wp-config.php

    Pilih folder public_html, kemudian cari file wp-config.php, lalu klik Edit di bagian atas halaman seperti yang ditunjukkan oleh gambar berikut.

    edit wp config dari public html untuk mengatasi 502 bad gateway

  • Tambahkan script

    Tambahkan script di bawah ini:

define( ‘WP_DEBUG’, true );

define( ‘WP_DEBUG_LOG’, true );

define( ‘WP_DEBUG_DISPLAY’, false );

Tanyakan ke layanan hosting

Jika belum menemukan solusi terbaik, cara paling tepat adalah mengonsultasikan masalahmu ke tim support dari layanan hosting yang kamu gunakan. Berikan penjelasan tentang kronologi dan jika memungkinkan, beri tahu perubahan apa saja yang baru kamu lakukan pada website agar tim support dapat membantumu.

Tapi jangan lupa, pastikan kamu menggunakan layanan cloud hosting terbaik dengan dukungan Ninja Support yang selalu bisa diandalkan selama 24 jam setiap hari, ya. Jika ingin langsung bertanya ke Ninja Support Dewaweb, kamu bisa segera mengunjungi halaman utama website Dewaweb dan klik panel biru di sebelah kanan bawah, selamat mencoba layanan terbaik Dewaweb!

Baca Juga: Cara Mengatasi HTTP Error 500 dan HTTP Error 503

Simpulan

Ada beragam cara yang bisa kamu lakukan untuk menangani kesalahan 503 Bad Gateway di website, baik dari sisi sebagai pengguna (klien) maupun dari sisi pengelola website (server). Semoga, 13 cara di atas bisa membantumu menangani masalah error 502 yang dihadapi, ya.

Agar masalah fatal lainnya tak terjadi, pastikan kamu selalu melakukan optimasi website dan menjaga keamanan website. Selain itu, pastikan pula kamu menggunakan layanan cloud hosting terpercaya agar website-mu selalu cepat, aman, dan selalu bisa diandalkan. Semoga artikel ini membantu, salam sukses online!





Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here