Panduan Lengkap Membuat Toko Online

0
61


Jika Anda sedang mencari sebuah panduan lengkap yang jelas sekaligus mudah dimengerti soal WooCommerce ─ agar Anda bisa mengaktifkan ecommerce WordPress site dan meningkatkan peluang bisnis, artikel ini adalah referensi yang tepat.

Atau, Anda mungkin sekadar ingin tahu apa itu WooCommerce dan bagaimana caranya sehingga plugin untuk WordPress site ini bisa meningkatkan peluang bisnis Anda.

Simak lebih lanjut pembahasan kami soal WooCommerce dan mengapa plugin ini terkenal di kalangan pebisnis online, agar Anda bisa mengetahui dengan lebih jelas definisi WooCommerce.

Apa itu WooCommerce?

WooCommerce secara teknis adalah salah satu plugin toko online atau online shop yang dibuat oleh WooThemes pada tahun 2011 (Sekarang telah tergabung dalam Automattic). WooCommerce ini termasuk dalam daftar platform online builder terbagus di dunia.

WooCommerce sebenarnya juga bersifat open-source sehingga ada banyak orang dari khalayak umum yang teah menjadi kontributor bagi pengembangan plugin ecommerce satu ini.

Moto dari WooCommerce adalah “The most customizable ecommerce platform for building your online business”. Dalam bahasa Indonesia, artinya platform satu ini bisa Anda kustomisasi dengan bebas, sesuai dengan keperluan dari bisnis Anda.

WooCommerce ini didukung oleh ribuan WooCommerce extensions dan WooCommerce free theme (walaupun ada juga tema versi berbayar yang lebih variatif).

Baca Juga: Affiliate Marketing: Pengertian, Cara Kerja, Jenis, dan Tips Suksesnya

Anda juga sebenarnya bisa saja melakukan modifikasi sendiri dengan leluasa. Mengapa? Karena WooCommerce menyediakan banyak sekali catatan kode pengembangan.

Selanjutnya, mari kenali apa saja fitur-fitur yang ditawarkan oleh WooCommerce agar Anda bisa lebih mendapat gambaran soal apa itu WooCommerce. Berikut adalah berbagai fitur ecommerce yang ada dari WooCommerce!

Fitur-fitur WooCommerce

Ada berbagai fitur WooCommerce yang bisa dimanfaatkan. Berikut lengkapnya:

Anda bisa membuat berbagai jenis produk baik berupa barang virtual (yang licensed) dan barang yang jenisnya digital semacam software ataupun media. Anda bisa melakukan kustomisasi secara leluasa akan produk tersebut dengan menambahkan atribut tertentu semacam ukuran, warna dan jenis lainnya.

Anda bahkan juga bisa memberikan harga khusus semacam promo kalau Anda ingin menurunkan harga serta inventory dalam rangka management stock.

Mengenai jalur pembayaran, pada WooCommerce ada PayPal, Stripe, Transfer Bank, dengan Cek bahkan langsung Cash On Delivery (COD). Anda juga dapat mengintegrasikannya dengan payment gateway lain yang populer semacam Doku.

Lewat fitur order managaement ini, Anda bsia mengawasi order yang dikirimkan pelanggan Anda dengan sangat mudah. Anda juga dapat membuat offline order secara manual.

Perjalanan transaksi di WooCommerce dimulai dari Cart atau yang lebih dikenal sebagai keranjang belanja kemudian barulah pelanggan melakukan Checkout. Pelanggan Anda juga bisa membuat akun pelanggan agar bisa melihat serta mengawasi orderan mereka.

Jadi, pada dasarnya aturan atau perjalanan belanjanya sudah familiar bagi orang awam yang biasa belanja di toko ecommerce raksasa lain semacam Bukalapak, Shopee, Tokopedia dan lain-lain.

Anda dapat melihat laporan penjualan dengan mudah. Jika laporan yang bawaan terasa terlalu sederhana, Anda dapat menambah ektension sehingga laporan penjual Anda bisa lebih membantu pengembangan bisnis Anda.

Dengan menambah ektension laporan tertentu, Anda juga bisa melakukan ekspor laporan ke dalam bentuk dokumen Excel maupun CSV. Anda juga bisa melihat laba rugi Anda dengan woocommerce cost of good, dan masih banyak hal lain yang bisa Anda lakukan terkait laporan penjualan.

Baca Juga: 21 Usaha Sampingan Online Tanpa Modal yang Wajib Coba

Anda bisa menetapkan atau memasukkan harga ongkir barang secara manual dengan mudah. Selain itu Anda juga bisa mengintegrasikan dengan API lain seperti raja ongkir.

Tersedia banyak ektension sebagai alternatif agar bisa mempermudah Anda dalam melakukan kalkulasi shipping dari kurir pengiriman indonesia semacam JNE, J&T, Tiki, Pos dan jasa pengiriman barang yang lainnya.

Anda juga bisa mengeksplorasi pilihan pengembangan website dengan extension lainnya terkait masalah shipping.

Anda dapat menawarkan discount dengan menggunakan coupon. Anda juga dapat menginstal plugin extension sehingga Anda bisa membuat discount rule semacam penetapan bagi harga grosir dan lain-lain yang akan jadi penawaran menarik bagi calon customer Anda.

WooCommerce menggunakan API untuk mengkoneksikan SMTP Emaill yang sudah Anda konfigurasikan di WordPress Anda. SMTP Email digunakan untuk memberitahu pembeli maupun admin soal bagaimana aktifitas online shop Anda dari waktu ke waktu.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut soal konfigurasi SMTP email, Anda bisa membaca artikel kami sebelumnya yang berjudul Konfigurasi IMAP, POP3, dan SMTP untuk Email Hosting, Gmail, dan Yahoo Mail .

WooCommerce tergolong sangat mudah untuk diintegrasikan dengan berbagai API, misalnya saja Facebook login.

Anda juga bisa mengubah toko online atau online shop Anda menjadi markeplace dengan menggunakan plugin pendukung yang terintegrasi dengan WooCommerce. Apa saja plugin tersebut? Misalnya saja dokan dan WCvendors.

Ada dua jenis fitur lainnya yang ditawarkan WooCommerce. Keduanya telah kami sebutkan sebelumnya pada bagian pembahasan soal apa itu WooCommerce, yaitu ribuan free WooCommerce extensions dan ribuan free WooCommerce Themes . Hal ini tentunya bisa memudahkan Anda dalam melakukan kustomisasi sesuai keperluan sehingga upaya peningkatan peluan bisnis Anda lebih efektif.

Baca Juga: Rekomendasi Peluang Bisnis Online yang Bisa Kamu Coba

Berbagai Kelebihan WooCommerce

WooCommerce memiliki berbagai kelebihan dan keunggulan. Berikut ini kelebihan WooCommerce:

  • Dirancang Compatible untuk WordPress

Tidak ada kendala berarti saat menggabungkan WooCommerce dan WordPress karena integrasinya sudah bagus. Dengan WooCommerce, Anda juga bisa terhubung dengan jutaan pengguna WordPress lainnya.

  • Dapat disesuaikan dengan Kebutuhan Anda

Seperti apapun bentuk maupun ukurannya, kecil ataupun besar, sedikit atau banyak, WooCommerce bisa diatur-atur sesuai keperluan Anda. WooCommerce tergolong ramah bagi development personal lanjutan.

  • Keamanannya Sudah Terjamin

WooCommerce diklaim mampu melindungi keamanan data Anda sehingga tidak akan jatuh ke platform pihak ketiga mana pun yang mungkin saja melakukan interupsi atau mengambil data Anda tanpa sepengetahuan Anda. Selain itu, keamanan transaksi jual beli antara Anda dan calon customer Anda juga diklaim aman oleh WooCommerce.

  • Telah Diaudit oleh Sucuri

WooCommerce telah diaudit oleh Sucuri sehingga dapat dikatakan sudah bagus. Mengapa? Karena WooCommerce berpegang pada standar coding dan performa terbaik dari WordPress.

  • Komunitas Global yang Sudah Besar dan Berkembang Pesat

Telah tercatat ada lebih dari 350 kontributor dan sudah ada lebih dari 1 juta jumlah instalasi WooCommerce hingga saat ini. Bila Anda terkena kendala atau butuh panduan teknis, Anda dapat saling membantu satu sama lain dengan sesama anggota komunitas WooCommerce.

  • Didokumentasi dengan baik

WooCommerce punya petunjuk dan dokumentasi yang dapat dikatakan komprehensif. Mengapa? Karena telah meliputi berbagai topik seperti setup, SSL, theming, snippert, dan berbagai topik terkait lainnya.

  • Punya Kumpulan Extensions Gratis dan Berbayar

Kelebihan WooCommerce adalah ada banyaknya extensions gratis maupun berbayar yang bisa mempermudah pekerjaan developer. Dengan extensions ini, Anda bisa melakukan kustomisasi WooCommerce menggunakan berbagai macam fitur dan integrasi.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Jitu untuk Dapat Uang dari Blog

Tutorial WooCommerce

Berikut ini panduan lengkap dan tutorial membangun toko online dengan WooCommerce:

Memilih Hosting

Pertama, Anda perlu pilih jasa provider hosting. Mengapa? Karena Anda hanya bisa menjalankan WooCommerce di WordPress Site yang self-hosted.

Yang pasti Anda harus pilih yang aman, cepat dan andal serta memiliki jaminan customer support 24 jam agar kendala yang terjadi pada website ecommerce Anda bisa segera diatasi tanpa merugikan aspek bisnis Anda.

Melakukan Instalasi WordPress

Untuk melakukan instalasi WordPress, langsung saja kunjungi homepage WordPress . Mengapa CMS satu ini? Anda sebenarnya dipermudah karena berbagai web hosting Indonesia telah mengintegrasikan diri secara baik dengan CMS satu ini. Selain itu, CMS yang paling populer ini juga tentunya bisa diintegrasikan dengan sangat baik bersama WooCommerce.

Melakukan Aktivasi WooCommerce

Coba lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk melakukan instalasi WooCommerce terlebih dahulu:
1. Pilihlah menu “Plugins” di sisi kiri WordPress pada admin area Anda
2. Pada halaman plugins itu, coba klik tombol “Add New”
3. Silakan ketik WooCommerce di kolom pencarian plugin yang tersedia
4. Jika Anda sudah menemukan plugin WooCommerce, klik tombol “Install Now”
5. Berikutnya muncul pemberitahuan bahwa instalasi WooCommerce sedang berlangsung

  1. Setelah proses instalasinya selesai, klik tombol bertulisan “Activate”
  2. Selanjutnya Anda bisa mengisi data-data atau form sesuai kebutuhan

Menambahkan dan Mengatur Produk

Sebenarnya, menambahkan produk ke WooCommerce ini ya hampir sama dengan ketika Anda memposting konten baru di blog pribadi Anda. Jadi, pertama-tama, gerakkan kursor/ mouse Anda ke pilihan “Products” lalu Anda klik tombol “Add Product” atau “Create your first product”.

Berilah judul produk Anda kemudian cobalah untuk tambahkan deskripsi yang jelas dan kalau bisa bersifat terukur. Pada deskripsi tersebut, Anda harus menyertakan informasi yang sangat penting dan relevan terkait dengan produk Anda.

Berikutnya Anda akan banyak menggunakan halaman Product Data. Di halaman ini, Anda sebenarnya bisa melakukan kustomisasi produk. Dengan menggunakan drop-down menu, Anda bisa saja mengubah jenis produknya. Anda bisa mulai bekerja di halaman ini dengan produk yang simple atau tak perlu banyak diurus terlebih dulu agar Anda bisa merasa familiar dengan Woocommerce Anda.

Anda bisa menetapkan harga produk yang mau Anda jual di halaman General ini. Anda juga bisa menentukan harga diskon, bahkan mau bagaimana jadwal penjualannya.

WooCommerce Product Data

Inventarisasi juga bisa Anda lakukan di halaman Inventory ini. Silakan tentukan unit ketersediaan barang (SKU) Anda di sini untuk tes apakah suatu barang tersedia (atau biasa disebut In Stock) maupun tidak (biasa disebut sebagai Out of Stock). Coba tandai centang pada pilihan “Sold individually” jika memang Anda ingin menjual barang satu per satu atau tidak secara sekaligus.

Jika Anda merasa semua sudah siap, Anda bisa klik tombol “Publish” dan sebaiknya Anda periksa bagaimana tampaknya di halaman produk Anda secara live.

Mengatur Pemesanan

Pemesanan baru akan muncul setiap kali pelanggan Anda sudah selesai melakukan proses checkout setelah berbelanja. Anda bisa lihat pesanan itu dengan cara mengklik “Orders” di sisi kiri menu yang ada.

Tiap pemesanan punya ID yang tergolong unik serta telah diisi dengan berbagai rincian – customer email, contact number, address, payment method, dan lain sebagainya. Anda bisa dengan mudah memperbarui status pemesanannya hanya dengan akses satu halaman itu saja.

Anda juga bisa melakukan task lain, semacam melakukan modifikasi barang yang dipesan, kasih harga (disebut pricing), tetapkan pajak (disebut taxes), dan juga likes.

Memberi kupon ini sebenarnya merupakan salah satu cara terbaik untuk memasarkan dan menjual produk Anda secara online. Dengan WooCommerce, Anda bisa lihat kupon yang sudah ditambahkan. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan kupon baru di halaman Coupons. Jika Anda ingin sunting kupon Anda itu, tinggal klik namanya dan ubah.

Selanjutnya, soal performa bisnis online Anda. Hasil evaluasi atau analytics bisnis Anda akan terlihat di halaman Reports. Anda bisa memantau jumlah pembelian barang, penjualan “kotor”, rata-rata penjualan harian, dan status yang lainnya yang bisa Anda pertimbangkan kembali untuk kembangkan strategi bisnis Anda.

Bahkan Anda bisa menampilkan statistik untuk produk terpisah, kategori produk, atau kupon. Pilih waktu yang tepat bagi Anda untuk membuat laporan atau report – bulan lalu, bulan ini, tujuh hari terakhir, atau kapan saja, dan klik Go untuk menayangkan laporan.

Manfaatkan Extensions WooCommerce

Ekstensions ini bisa membuat WooCommerce lebih fleksibel dan mudah beradaptasi. Sama halnya sebenarnya dengan plugin WordPress, ekstensi WooCommerce bisa di-install dari WooCOmmerce Extension store.

Meskipun kebanyakan berbayar, ekstensions penting gunanya buat bisnis Anda. Dengan menggunakan ekstensi yang beragam, Anda jadi bisa mengembagkan bisnis ecommerce Anda dengan lebih mudah di website, menambahkan lebih banyak lagi metode pembayaran, metode pengiriman, dan mengintegrasikan solusi buat melakukan tracking.

WooCommerce Extensions

Baca Juga: Pendanaan Startup dan Modal Usaha Peer-to-Peer Lending di Indonesia

Pertanyaan-pertanyaan yang Biasa diajukan Soal WooCommerce

Ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQ) terkait WooCommerce:

Apa Perbedaan Antara Plugin dari WordPress dan Extension dari WooCommerce?

Extension adalah plugin WordPress yang membutuhkan plugin dasar untuk bekerja dan berfungsi. Dalam kasus ini, Anda harus memasang plugin WooCommerce untuk menggunakan ekstensi WooCommerce.

Kami menyarankan Anda untuk tidak menambahkan fitur yang tidak perlu. Hal ini bisa menyebabkan WooCommerce Site Anda bermasalah secara teknis dan berpotensi memperlambat situs.

Inilah sebabnya mengapa Anda lebih baik pakai extension WooCommerce secara terpisah. Ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan website Anda hanya dengan menyertakan fitur yang Anda butuhkan dalam menjalankan toko online/ online shop Anda.

Apakah Theme dari WooCommerce Bekerja Baik dengan Versi Terbaru WordPress?

Jawaban singkatnya adalah ya. WooCommerce selalu memperbarui diri dan mengklaim diri bisa bekerja baik/ maksimal dengan versi terbaru WordPress. Saat ini, tema-tema dari WooCommerce sudah dikembangkan dan disetel dengan baik bagi WordPress 4.0 atau versi yang lebih tinggi.

Apakah Theme dari WooCommerce Bisa Bekerja Baik dengan Plugin?

Sekali lagi, jawaban singkatnya adalah ya. Kebanyakan plugin memang harusnya bisa bekerja baik dengan tema dari WooCommerce. Namum, memang pada case tertentu kita tidak bisa mendapat jaminan semuanya bisa berjalan sangat mulus.

Ada beberapa plugin yang bertentangan dengan kode yang digunakan dalam tema dari WooCommerce dan menyebabkan website berfungsi dengan tidak semestinya.

Ada ribuan plugin yang tersedia, dan memang tidak mungkin bisa menguji setiap plugin itu dengan WooCommerce. Tapi intinya, jika plugin itu telah diatur/ disesuaikan kodenya ke standar WordPress, maka peluang plugin tersebut bisa bekerja 99%.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Layanan Pelanggan dan Skill Penting Customer Service

Simpulan

Dengan membaca artikel Tutorial WooCommerce ini, Anda telah mengetahui apa itu sebenarnya WooCommerce dan bagaimana plugin ini bisa meningkatkan peluang bisnis Anda secara efektif. Tak hanya itu, kami juga menjelaskan berbagai manfaat dari fitur-fitur yang tersedia di WooCommerce.

Anda pun bisa memulai mengembangkan bisnis online Anda dengan mengikuti berbagai langkah membuat toko online dengan WooCommerce yang sudah kami sampaikan.

Selain membuat tutorial lengkap ini, kami juga membuat berbagai artikel menarik lainnya yang bisa Anda simak di blog kami. Kami pernah membuat Panduan Lengkap Bisnis Dropship untuk Pemula dan Penerapan Sales Funnel Bisnis agar Bisnis Online Sukses .

Dewaweb, yang menyediakan cloud hosting murah yang lengkap dengan sertifikat SSL dan backup data online serta sudah bersertifikat kualitas internasional, berkomitmen untuk membantu Anda sukses secara online. Selamat membaca dan mengembangkan bisnis Anda, semoga berhasil!





Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here