Ketahui 5+ Manfaat Big Data untuk Kelancaran Bisnis

0
54


Data bisa menjadi salah satu aset penting untuk memahami perilaku dan ketertarikan konsumen, bahkan memperbaiki performa bisnis. Salah satu jenis data yang sering menjadi manfaat untuk bisnis atau perusahaan adalah big data, yaitu kombinasi dari semua proses dan alat yang terkait dengan penggunaan dan pengelolaan kumpulan data besar.

Konsep big data tercipta karena adanya kebutuhan untuk memahami tren, preferensi, dan pola dalam database besar. Menurut para ahli, big data dapat menciptakan banyak peluang bahkan kategori bisnis baru. Selain berukuran besar, big data juga memiliki frekuensi tinggi dan bersifat real-time. Simak apa saja manfaat big data untuk bisnis atau perusahaan dari pembahasan berikut!

Manfaat Big Data untuk Kelancaran Bisnis

Big data bisa memberikan dampak positif di berbagai aspek dalam berbisnis. Namun, data ini juga bisa menjadi batu sandungan bagi bisnismu jika disalahgunakan. Apabila kamu sedang dalam masa mengembangkan bisnis atau perusahaan, maka kamu wajib membaca artikel ini untuk mengetahui apa saja keuntungan dan manfaat big data untuk bisnis atau perusahaanmu.

Baca Juga: Big Data: Perkembangan, dan Dampaknya pada Bisnis

Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Teknologi yang memanfaatkan big data seperti Tableau, Hadoop, dan Amazon Web Services memberi keuntungan biaya yang signifikan dalam hal penyimpanan data. Teknologi ini juga dapat mengidentifikasi cara berbisnis yang lebih efisien.

Jesse Maida dari Quantizig menjelaskan bahwa solusi analisis big data dapat mengurangi biaya kegagalan hingga 35%. Artinya, perusahaan dapat menghemat biaya olah data dan database secara signifikan. Big data dapat membantu pekerja untuk bekerja lebih cepat dan efisien sehingga dapat membantu pengolah data untuk memangkas waktu kerja.

Memahami Tren Pasar

Saat ini, kegiatan marketing bergantung pada data untuk menganalisis dan memahami perilaku konsumen sekaligus memberikan wawasan yang jelas tentang produk atau layanan manakah yang paling populer. Alhasil, pemilik atau pengelola bisnis juga dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat jika memahami tren pasar.

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Trends untuk Keyword Research

Informasi mengenai tren pasar juga bisa membantu suatu bisnis mengembangkan produk yang sedang populer dan disukai oleh konsumen. Contohnya adalah situasi pandemi yang memunculkan tren penggunaan hand sanitizer dan masker. Keberadaan big data di sini bisa membantu pebisnis untuk menganalisis jenis hand sanitizer atau masker apa yang dapat memancing ketertarikan konsumen.

Mengidentifikasi Kekurangan Pesaing

Kegunaan big data juga bisa berpengaruh pada bagaimana pemilik bisnis mengidentifikasi kekurangan pesaing. Big data bisa memberikan manfaat penting bagi pemilik bisnis atau perusahaan untuk mengembangkan produk dengan kualitas lebih baik yang sesuai dengan keinginan pasar.

manfaat big data kompetisi bisnis

Meningkatkan Interaksi dengan Konsumen

Saat ini, konsumen sudah bisa memahami prioritas mereka. Misalnya, sebelum melakukan pembelian, konsumen akan mengecek dan membandingkan berbagai opsi produk yang ada. Di era digital seperti saat ini, konsumen juga bebas mengulas suatu produk di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan sebagainya.

Baca Juga: 12 Tips dan Strategi Marketing Instagram untuk Bisnismu

Peran big data yaitu untuk mengoleksi data konsumen, seperti nomor telepon, email, dan sebagainya. Tujuannya adalah agar pemilik bisnis atau perusahaan dapat melakukan pendekatan langsung seperti memberikan hadiah sebagai apreaiasi atas ulasan jujur dari konsumen.

Selain melakukan pendekatan pada konsumen, data konsumen yang dimiliki juga sering digunakan oleh perusahaan perbankan untuk mengecek profil nasabah mereka secara real-time. Profil yang ada kemudian akan dipelajari sehingga bank dapat menyesuaikan tawaran berdasarkan preferensi dan ketertarikan nasabah.

Meningkatkan Kualitas Sistem Belanja Online

Manfaat lain big data untuk bisnis adalah meningkatkan pengalaman pengguna dalam sistem belanja online. Data yang ada dapat membantu penjual online untuk menyarankan penawaran terbaik pada pengunjung website sesuai produk terkait yang sedang mereka cari. Teknologi ini merupakan gabungan antara machine learning dan big data.

Baca Juga: Cara Membuat Website Toko Online buat Kamu yang Masih Pemula

Melakukan Analisis Risiko

Pemilik bisnis juga dapat melakukan analisis prediktif dengan memanfaatkan big data untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Hal ini karena big data berukuran besar dan bersifat real-time sehingga hasil prediksi lebih spesifik dan batas kesalahannya (margin of error-nya) lebih rendah.

Tools yang dimiliki sistem big data mampu memetakan seluruh data sesuai tujuanmu dan hal ini juga bisa membantu pemilik bisnis atau perusahaan untuk menganalisis keberadaan ancaman dari dalam alias internal. Alhasil, keamanan informasi yang dimiliki suatu bisnis atau perusahaan bisa lebih terjaga dengan adanya password untuk mengakses data penting.

Oleh karena itu sebagian besar bisnis, khususnya perusahaan, telah fokus pada penggunaan big data untuk memastikan keamanan dan perlindungan data bisnis atau perusahaan, khususnya data keuangan dan sistem yang berjalan secara online seperti website.

Baca Juga: Trik Menjaga Keamanan Data WordPress

Kekurangan Big Data yang Harus Diwaspadai

Selain manfaat, ada pula kelemahan big data yang dialami bisnis atau perusahaan, yaitu kekhawatiran pelanggan yang timbul mengenai hak privasi dan keamanan. Bahkan, organisasi bisnis besar seperti Yahoo!, Facebook, dan Tokopedia telah mencatat banyak kasus pelanggaran data.

Untungnya, saat ini undang-undang privasi data sudah semakin ketat. Selain itu, bisnis atau perusahaan yang mengandalkan big data juga mulai mempertimbangkan protokol, proses, dan infrastruktur data yang bertujuan untuk melindungi data dan mengurangi risiko keamanan, big data juga perlu diproses secara khusus sehingga perlu adanya ahli yang memahami teknik pengolahannya.

Artinya, agar bisnis atau perusahaan bisa mengolah dan memaksimalkan manfaat big data, mereka perlu berinvestasi dalam infrastruktur teknologi informasi (IT) yang terdiri dari database, prosesor dengan daya komputasi yang memadai, dan kemampuan IT lainnya, termasuk data science.

Baca Juga: Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer

Pasalnya, big data berkaitan erat dengan data science. Kedua teknologi ini bisa diterapkan hampir di semua sektor bisnis. Ketika ingin memproses big data, sebuah perusahaan harus memiliki data scientist agar bisa menghasilkan informasi yang tepat bagi perusahaan. Uniknya, data science sebenarnya bisa dipelajari oleh semua kalangan, bahkan orang yang tidak memiliki pendidikan IT sekalipun.

Cara Mempelajari Data Science

Apakah kamu tidak memiliki pendidikan atau bekerja di dunia IT? Tak perlu khawatir, karena kamu tetap bisa menguasai ilmu kedataan alias data science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri kedataan! Daftar sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Kamu bisa mendapatkan akses gratis untuk modul materi premium dari DQLab. Caranya:

  1. Buat akun gratis di halaman website DQLab.

  2. Akses modul Introduction to Data Science.

  3. Selesaikan modulnya lalu dapatkan sertifikat dan reward menarik dari DQLab.

  4. Berlangganan DQLab.id untuk akses semua module premium! Psst, kamu bisa mendapatkan modul premium ini secara gratis dengan menambahkan kode voucher “DQDEWA” saat checkout!

Baca Juga: 5 Rahasia Internet Marketing untuk Kesuksesan Bisnis

Simpulan

Demikian pembahasan tentang manfaat big data yang berguna bisnis dan perusahaan yang mungkin sedang kamu rancang atau jalankan. Ketika membangun suatu bisnis, pastikan kamu selalu memberikan yang terbaik, ya! Tak terkecuali saat memilih hosting untuk mendukung website-mu. Pastikan kamu menggunakan layanan hosting yang cepat dan aman agar website-mu selalu bisa diandalkan!

Selain itu, kamu tak perlu takut untuk belajar hal baru, misalnya dengan mempelajari data science yang berguna untuk memaksimalkan pemanfaatan big data. Yuk, #MulaiBelajarData dan simak lebih lanjut di website DQLab. Semoga artikel ini bermanfaat, salam sukses online!





Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here