10 Isu Keamanan yang Wajib Diwaspadai Toko Online + Solusinya!

0
32


Apakah Anda sudah punya toko online? Atau mungkin Anda baru berencana membangunnya?

Apapun jawaban Anda, pastikan toko online yang Anda miliki bebas dari ancaman serangan siber, seperti infeksi malware, phishing, dan spam.

Dengan menjaga keamanan toko online, bisnis Anda akan terhindar dari berbagai masalah, seperti kerugian finansial, masalah privasi, hingga rusaknya reputasi bisnis.

Tapi, sebelum mengetahui cara mengatasi isu keamanan toko online, tentunya Anda harus tahu dulu, apa saja sih isu keamanan yang kerap dialami toko online?

Kabar baiknya, Anda sudah berada di artikel yang tepat! Di sini Anda tidak hanya belajar tentang berbagai isu keamanan toko online, tapi juga cara mengatasinya.

Selain itu, di akhir artikel, kami akan beritahu satu solusi jitu untuk mencegah sebagian besar isu keamanan toko online Anda. Penasaran, kan? Yuk simak artikelnya sampai selesai!

Kenapa Pemilik Toko Online Perlu Waspada dengan Isu Keamanan?

Ancaman serangan siber di Indonesia bukan isapan jempol belaka. Buktinya, berdasarkan data dari Kaspersky, 56,3% pebisnis online di Indonesia berada di bawah ancaman serangan hacker. 

Tidak hanya itu, jumlah serangan siber pun terus meningkat dari tahun ke tahun:

peningkatan tren keamanan siber

Salah satu kasus serangan siber yang cukup ramai dibicarakan di Indonesia adalah pembobolan data pengguna Bukalapak pada tahun 2017 silam. 

Tahun 2020, giliran Tokopedia yang sistemnya ditembus oleh hacker. Akibatnya, data penting dari 15 juta pengguna berhasil dicuri oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Ah wajar. Paling yang jadi target serangan cuma toko online berskala besar seperti Tokopedia atau Bukalapak aja”.

Eits, masalah ini tidak hanya menjadi masalah toko online raksasa seperti Tokopedia atau Bukalapak lho. Justru sebaliknya, kedua insiden tersebut harusnya membuat pemilik toko online menjadi semakin waspada.

Karena, jika toko online secanggih Tokopedia dan Bukalapak saja berhasil ditembus, apalagi website toko online yang skalanya lebih kecil?

Itulah mengapa Anda harus menutup celah keamanan toko online Anda serapat-rapatnya. Sehingga, ketika hacker datang, mereka tidak akan mampu menembusnya.

ilustrasi cyber security

Nah, untuk mencegah ancaman keamanan toko online, tentu Anda harus tahu dulu dong jenis-jenis serangan yang berpotensi muncul di sana. Kita akan melihatnya satu per satu di bagian selanjutnya!

10 Isu Keamanan yang Kerap Dialami Toko Online

Dari berbagai jurus yang digunakan hacker untuk menembus website toko online, berikut ini merupakan sepuluh cara yang paling sering mereka lakukan:

infografik isu keamanan

1. Infeksi Malware 

Malware adalah singkatan dari malicious software, alias software yang jahat/berbahaya. Sesuai dengan namanya, malware adalah software yang dibuat oleh hacker untuk menembus benteng pertahanan website.

Mengapa disebut infeksi? Karena cara kerja malware sama seperti virus. Jadi, malware akan masuk ke dalam sistem website secara diam-diam, lalu mengacaukannya dari dalam.

Bentuk malware sendiri bermacam-macam, contohnya seperti:

  • Trojan horse – Biasanya, trojan horse terlihat seperti program yang tidak berbahaya. Namun, ketika programnya diinstal, hacker akan langsung mendapat akses ke dalam website Anda.
  • Worm – Worm adalah malware yang dapat menduplikasi diri. Dan jika Worm sudah menyebar, file website Anda bisa dihapus atau bahkan dicuri.
  • Adware – Adware adalah jenis malware yang akan menampilkan iklan-iklan secara paksa. Pengunjung juga akan diarahkan ke situs-situs iklan yang tidak diinginkan.
  • Ransomware – Ini adalah salah satu jenis malware yang paling berbahaya. Karena hacker dapat “menyandera” website Anda, dan mereka akan meminta sejumlah uang untuk membebaskan websitenya. Jika tidak, data websitenya akan dihapus.

Bagaimana cara malware masuk ke dalam website? Salah satu celah yang biasanya dimanfaatkan hacker adalah tema dan plugin website yang tidak diupdate.

Baca juga: Apa itu Malware? Pengertian dan Cara Mengatasinya

2. Phishing

Phishing adalah cara yang digunakan hacker untuk mengelabui orang-orang agar memasukkan informasi sensitif seperti password dan nomor rekening. 

Caranya, mereka akan berpura-pura menjadi pihak toko online melalui email yang isinya terlihat meyakinkan. Mereka juga biasanya menggunakan alamat email yang mirip dengan alamat email asli toko online-nya.

contoh email phishing paypal

Jika hacker berhasil mendapat informasi yang mereka incar, isi rekening korban akan langsung dikuras habis. Hal ini tak jarang merusak reputasi toko online, karena korban jadi salah sangka dengan pihak toko onlinenya. 

Baca juga: Phishing: Pengertian, Cara Kerja dan Langkah Mengatasinya

3. Serangan DDoS

Saat toko online terkena serangan DDoS, tidak akan ada yang bisa mengakses websitenya. Mengapa demikian?

Karena, hacker akan membuat server toko online-nya sibuk dengan cara mengirim request dari berbagai IP address dalam jumlah yang banyak. Sehingga, servernya tidak fokus pada pengunjung asli dan sibuk mengurus request dari IP address yang tak dikenal. 

ilustrasi isu keamanan yang menyebabkan website tak bisa diakses

Cara ini bisa diibaratkan seperti membuat ribuan order palsu di layanan pesan antar makanan. Sampai-sampai tidak ada orang yang tidak bisa memesan karena jumlah antrian pesanannya terlalu banyak.

Lalu, biasanya apa motif dibalik serangan DDoS? Banyak. Tapi yang paling sering adalah sabotase bisnis dan pemerasan. Jika pemilik toko online mengirimkan sejumlah uang, mereka baru menghentikan serangannya.

Baca juga: Pengertian DDOS dan Bagaimana Menanggulanginya

4. Serangan Brute Force

Pernahkah Anda mendengar teknik lock picking? Ini adalah teknik untuk membuka kunci pintu dengan alat-alat sederhana seperti klip kertas. Dengan cara ini, pintu bisa dibobol tanpa perlu memiliki kuncinya.

Nah, kurang lebih begitulah cara kerja serangan brute force. Jadi, hacker menggunakan software tertentu untuk menebak kombinasi password website Anda. 

Dan jika berhasil, mereka akan langsung mendapat akses ke panel websitenya tanpa perlu mengetahui password Anda.

Setelah hacker masuk ke panel website Anda, tentu mereka bisa melakukan apapun yang mereka mau. Mulai dari mengubah tampilan toko online hingga mencuri data penting.

Baca juga: Brute Force: Pengertian dan Cara Ampuh Mencegahnya!

5. Bots

Sebenarnya, bots punya reputasi yang bagus. Karena program ini dapat mengindex website dan membantunya tampil di halaman teratas Google.

Akan tetapi, hacker dapat memanipulasi bots untuk melakukan hal-hal yang merugikan. Contohnya seperti mengambil data toko online atau mengubah harga produk.

ilustrasi isu keamanan bots

Penyalahgunaan bots biasanya dilakukan untuk menyabotase bisnis atau memata-matai informasi penting dari sebuah bisnis. Sehingga, kompetitor jadi tahu cara untuk menjadi lebih unggul (secara ilegal, tentunya).

6. Spam

Saat ada email masuk ke toko online Anda, jangan senang dulu. Bisa jadi pesan yang masuk adalah pesan spam.

Pesan spam adalah pesan dari kontak tak dikenal yang biasanya berisi promosi atau link berbahaya. 

ilustrasi-kotak-spam

Spam tidak hanya muncul di kotak email saja. Anda juga bisa menemukannya di kolom komentar produk. 

Hal ini tentu berbahaya, karena jika ada pengunjung yang melihat pesan spam di kolom komentar, bisa jadi mereka merasa bahwa websitenya tidak aman.

Lebih bahaya lagi jika pengunjung mengklik link berbahaya di dalam pesannya. Karena, mereka bisa menjadi korban serangan hack.

Baca juga: Apa Itu Email Spam? Berikut Cara Mengatasinya!

7. Injeksi SQL

Selain spam, bahaya lain yang mengintai kolom komentar adalah injeksi SQL. Jadi, serangan ini dapat merusak database toko online Anda.

Umumnya, injeksi SQL dilancarkan dengan cara memasukkan kode berbahaya dalam bentuk SQL statement. Kodenya kemudian dimasukkan ke dalam kotak username yang ada di kolom komentar. Lalu, kodenya dapat langsung bekerja di dalam database toko online Anda.

Apa tujuan hacker saat melakukan injeksi SQL? Biasanya, mereka ingin menggali data toko online yang ada di database, membuat databasenya corrupt, atau menghapus datanya.

Baca juga: Bagaimana Cara Mencari Celah Keamanan Website “Vulnerable” dengan Mudah?

8. Man in the Middle

Sesuai dengan namanya, Man in the Middle (MITM) adalah metode di mana hacker menempatkan diri di antara pembeli dan toko online.

Dengan begitu, hacker dapat “mengintip” pertukaran data antara pembeli dan toko online. Sehingga mereka bisa dengan mudah mencuri informasi penting saat terjadi pertukaran data.

Bayangkan jika paket yang Anda kirim ke konsumen dibuka segelnya dan dilihat isinya oleh kurir. Tentu ini akan merugikan Anda dan konsumen Anda, kan? Nah, seperti itulah cara kerja MITM.

Lalu, bagaimana cara hacker mempraktikkan MITM?

Salah satu cara yang sering dilakukan adalah dengan membuka akses wifi gratis. Jika ada yang menggunakan koneksi wifi-nya, segala aktivitas yang dilakukan si pengguna dapat dengan mudah diawasi. Termasuk saat mereka login dan melakukan transaksi di toko online.

9. Pencurian Data Kartu Kredit

Ada banyak cara yang dilakukan hacker untuk mencuri data kartu kredit. Mulai dari menggunakan malware, phishing, hingga MITM. 

Dan jika hacker berhasil memperoleh data yang diinginkan, mereka bisa melakukan transaksi tanpa seizin si pemilik kartu kredit.

ilustrasi pencurian kartu kredit

Walaupun pencurian data kartu kredit adalah masalah pelanggan. Pemilik toko online tentu harus mengkhawatirkannya juga.

Karena, saat pembeli melakukan transaksi, pemilik toko online bertanggung jawab untuk menjaga data sensitif mereka, seperti password dan juga nomor kartu kredit.

Selain itu, masalah ini juga seringkali muncul karena toko online menyimpan informasi pelanggan di dalam databasenya. Jadi, tak heran jika pencurian kartu kredit dapat merusak reputasi toko online.

10. Sabotase Keranjang (Cart)

Bayangkan ada pelanggan yang tertarik untuk membeli salah satu produk Anda. Tapi, mereka tidak bisa melakukannya karena di halaman produk tertulis bahwa stoknya habis.

Padahal, produk Anda belum terjual sama sekali. Kok bisa begini?

Tentu saja ini ulah hacker. Jadi, mereka menyimpan produk-produk Anda ke dalam keranjang secara masif. Sehingga, tidak ada yang bisa membeli produknya sama sekali. 

Biasanya, hacker menggunakan IP address yang berbeda-beda. Sehingga toko online mengidentifikasi produk yang masuk keranjang sebagai pembelian.

Cara lain yang biasa mereka gunakan adalah menyalahgunakan bot untuk mengisi produk di keranjang.

Bagaimana Cara Mengatasi Isu Keamanan Toko Online?

Setelah melihat seluruh masalah di atas, mungkin Anda bingung. Bagaimana caranya mengatasi 10 potensi isu keamanan toko online secara bersamaan? Terlebih, Anda mungkin tidak familiar dengan praktik cyber security.

Tenang, solusinya tidak sekompleks yang Anda kira kok. Malah sebaliknya, Anda bisa mempraktikkannya dengan mudah!

Berikut adalah tujuh solusi keamanan toko online serta masalah yang dapat mereka atasi:

1. Instal Plugin Keamanan

Apakah toko online Anda menggunakan WordPress? Bagus! Karena website WordPress bisa memanfaatkan plugin untuk menambah fungsi website, salah satunya dari sisi keamanan.

Oke, tapi plugin keamanan manakah yang terbaik untuk toko online?

Jika Anda berkunjung ke direktori plugin WordPress, Anda akan menemukan begitu banyak plugin yang punya fitur-fitur unggulan untuk mengamankan website.

Salah satu yang terbaik adalah WordFence. Berikut adalah sebagian fiturnya:

  1. Monitoring kunjungan IP address yang mencurigakan secara real time.
  2. Membatasi percobaan login untuk mencegah serangan brute force.
  3. Fitur malware scanner untuk membasmi malware dan spam yang masuk.
  4. Mencari celah keamanan yang berpotensi muncul di tema dan plugin website.
  5. Memperkuat tembok pertahanan website dengan web application firewall.
banner wordfence plugin

Seperti yang Anda lihat, satu plugin bisa mengatasi berbagai isu keamanan website. Jadi, pastikan Anda memasangnya di toko online Anda.

Solusi untuk masalah:

  • Infeksi malware
  • Serangan brute force
  • Bots
  • Spam
  • Injeksi SQL
  • MITM
  • Sabotase keranjang

Baca juga: 10+ Plugin Security WordPress Terbaik dan Gratis

2. Pasang HTTPS

Tidak ingin data toko online Anda diintip hacker? Gampang, Anda hanya perlu memasang HTTPS.

Jadi, HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah protokol pertukaran data yang lebih aman dibanding versi terdahulunya (HTTP).

Kenapa dibilang lebih aman? Karena pertukaran data dengan HTTPS akan secara otomatis dienkripsi (datanya diubah menjadi pesan/teks random yang sulit dibaca). Jadi, tidak hanya data Anda yang terlindungi, tapi data konsumen juga.

http-vs-https

Proses enkripsinya dilakukan dengan menggunakan sertifikat Secure Sockets Layer (SSL). Itulah mengapa semua toko online mesti memiliki sertifikat SSL.

Tapi, di manakah Anda bisa mendapat sertifikat SSL? 

Tenang, biasanya penyedia hosting sudah menyediakan sertifikat SSL. Contohnya, Niagahoster menyediakan sertifikat SSL gratis untuk seluruh penggunanya.

Solusi untuk masalah:

  • MITM
  • Pencurian data kartu kredit

Baca juga: Cara Instal SSL di Hosting | Gratis dan Berbayar

3. Gunakan Password yang Sulit Ditebak

Seringkali password yang simpel digunakan karena penggunanya takut sewaktu-waktu lupa.

Padahal, solusinya cukup mudah. Passwordnya tinggal di-save di tempat yang mudah diingat. Atau, passwordnya juga bisa disimpan di akun Google.

Jika Anda menggunakan password yang mudah ditebak, Anda memang tidak perlu khawatir lupa passwordnya. Tapi, Anda perlu khawatir kehilangan data Anda. Khususnya dari serangan brute force.

Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan password yang sulit ditebak. Caranya, dengan menggunakan kombinasi huruf kapital, angka, dan simbol dan menggunakan lebih dari 8 karakter.

Oh ya, jika Anda bingung saat membuat password yang sulit. Anda juga bisa memanfaatkan fitur Suggested Password dari Google. Jadi, Google akan secara otomatis membuatkan password yang sulit, lalu menyimpan passwordnya di akun Google Anda.

Solusi untuk masalah:

4. Gunakan Payment Gateway yang Aman

Bagaimana caranya agar transaksi di toko online Anda benar-benar aman? Salah satunya adalah dengan menggunakan payment gateway.

Singkatnya, payment gateway berfungsi sebagai jembatan antara pembeli dan toko online. Sehingga, proses transaksi menjadi lebih aman dan efisien.

cara kerja payment gateway

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan payment gateway. Contohnya seperti penggunaan sistem enkripsi yang akan menyulitkan hacker untuk mengintip data transaksi.

Selain itu, Anda juga tak perlu lagi menyimpan data kartu kredit pelanggan di toko online Anda. Praktik ini sesuai dengan PCI-DSS, yaitu standar keamanan data internasional.

Beberapa payment gateway yang cukup populer di Indonesia adalah: DOKU, Midtrans, dan Xendit.

Solusi untuk masalah:

  • MITM
  • Pencurian data kartu kredit.

5. Update Toko Online Secara Berkala

Saat Anda menginstal aplikasi di HP, lalu menggunakannya berbulan-bulan tanpa melakukan update, apa yang akan terjadi?

Ya, tepat sekali. Anda tidak akan bisa menikmati fitur-fitur terbaru serta segala update yang muncul di aplikasinya. Biasanya, pihak developer juga akan memperingatkan Anda untuk segera melakukan update, karena versi lama lebih rentan diserang hacker.

Begitu pula dengan toko online. Jika Anda tidak sering-sering melakukan update, celah keamanannya akan semakin membesar. 

Contohnya, website WordPress yang jarang mengupdate sistem utama (core system), tema, dan plugin akan punya resiko lebih besar untuk terkena serangan hack.

riset keamanan wordpress wordfence

Jadi, pastikan Anda selalu mengecek dashboard website Anda. Jika ada update yang muncul, langsung lakukan update sesegera mungkin.

Atau, Anda juga bisa menggunakan fitur auto update yang ditawarkan penyedia hosting. Contohnya, Niagahoster menyediakan fitur auto update untuk core system, tema, dan plugin. Sehingga Anda tak perlu lagi khawatir lupa update.

Solusi untuk masalah:

6. Lakukan Backup

Toko online wajib melakukan backup secara rutin. Karena, jika toko Anda sewaktu-waktu dihack atau mengalami kerusakan, Anda masih punya data cadangan dalam bentuk backup.

Jadi, bisa dibilang fungsi backup sama seperti ban serep. Bila Anda sudah mempersiapkannya sejak awal, Anda tak perlu khawatir dengan hal-hal yang tak diinginkan selama di perjalanan.

Lalu, bagaimana cara melakukan backup toko online?

(Lagi-lagi) Anda bisa menggunakan plugin. Ada beberapa plugin backup WordPress yang cukup populer, seperti UpdraftPlus, VaultPress, dan BackupBuddy.

Biasanya, plugin backup menawarkan fitur untuk mempermudah penyimpanan data backup, proses restore, serta backup secara otomatis.

ilustrasi backup

Solusi lainnya adalah mengandalkan fitur backup dari penyedia hosting. Contohnya, Niagahoster menyediakan fitur backup untuk semua layanan hostingnya. 

Di semua paket Unlimited Hosting Niagahoster, Anda bisa menikmati fitur backup mingguan. Bahkan, seluruh paket Cloud Hosting Niagahoster menawarkan fitur backup harian!

Oleh karena itu, agar terhindar resiko kehilangan data, jangan lupa untuk selalu melakukan backup pada toko online Anda.

Solusi untuk masalah:

  • Resiko kehilangan atau kerusakan data yang disebabkan oleh infeksi malware, serangan DDoS, serangan brute force, dan bots.

7. Gunakan Layanan Hosting dengan Fitur Keamanan Terbaik

Di awal artikel, kami sempat berkata bahwa ada satu solusi jitu untuk mengatasi sebagian besar isu keamanan toko online. Dan solusi tersebut adalah: menggunakan layanan hosting dengan fitur keamanan terbaik.

Lho, bagaimana bisa layanan hosting mencegah berbagai isu keamanan toko online?

Untuk menghapus keraguan Anda, mari kita lihat berbagai fitur keamanan yang ditawarkan layanan hosting Niagahoster:

  • CloudLinux OS – Sistem operasi berbasis Linux yang dapat menangkal serangan hack melalui beberapa fitur andalan seperti HardenedPHP (untuk menutup celah keamanan di semua versi PHP) dan SecureLinks (untuk mencegah akses informasi sensitif). 
  • Imunify360 – Ini adalah alat multifungsi untuk memerangi hacker. Beberapa contoh fiturnya adalah advanced firewall untuk menangkal phishing dan malware, serta proactive defense yang dapat mendeteksi serangan secara real time.
  • Anti DDoS dan Brute Force – Niagahoster didukung oleh LiteSpeed web server, yaitu web server tercepat di dunia yang juga dilengkapi fitur anti DDoS dan brute force.
  • Gratis SSL – Ingin memasang HTTPS pada toko online Anda? Tenang, Niagahoster menyediakan SSL gratis selamanya untuk semua penggunanya.
  • Auto Update – Tak perlu khawatir lupa update website, tema, atau plugin. Karena Anda bisa mengaktifkan fitur auto update di member area Niagahoster.
  • Auto Backup – Niagahoster juga menyediakan fitur auto backup yang bisa disetting secara harian hingga mingguan.

Bagaimana? Banyak sekali kan permasalahan keamanan website yang bisa diatasi oleh layanan hosting? Itulah mengapa Anda perlu memilih layanan hosting yang tepat saat membangun toko online Anda.

ilustrasi hosting aman

Solusi untuk Masalah: 

  • Infeksi malware
  • Phishing
  • Serangan DDoS
  • Serangan brute force
  • Bots
  • Spam
  • Injeksi SQL
  • MITM
  • Pencurian kartu kredit
  • Sabotase keranjang

Amankan Toko Online Anda dengan Fitur Keamanan Website Niagahoster!

Salah satu aspek terpenting yang wajib diperhatikan saat membangun toko online adalah aspek keamanan. Jika toko online Anda tidak aman, bukan hanya bisnis Anda yang dirugikan, tapi juga para pelanggan Anda.

Untungnya, Anda sudah tahu berbagai isu keamanan yang kerap mengancam toko online serta cara mengatasinya. Sehingga, Anda bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya serangan hack.

Nah, agar website toko online Anda terhindar dari berbagai isu keamanan, tentu Anda harus menggunakan layanan hosting dengan fitur keamanan yang lengkap.

Di mana Anda bisa mendapatkannya? Tepat sekali. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Niagahoster menyediakan berbagai fitur keamanan terbaik untuk toko online Anda.

Tertarik untuk membuat toko online yang super aman? Klik tombol di bawah untuk berlangganan hosting di Niagahoster!



Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here