Pengertian dan Cara Menggunakannya dengan Tepat

0
73


Anda ingin meningkatkan jumlah audiens untuk konten Anda? Jika iya, menggunakan clickbait adalah salah satu caranya. Namun, clickbait yang berlebihan bisa merusak reputasi Anda lho.

Lalu, bagaimana sih cara membuat judul clickbait yang baik sebagai strategi konten? 

Anda sudah menemukan artikel yang tepat nih. Kali ini, kami akan membahas tentang clickbait secara lengkap. Mulai dari pengertian, kelebihan dan kekurangan, hingga bagaimana cara membuat judul clickbait yang tepat. Langsung simak, yuk!

Apa itu Clickbait?

Clickbait adalah sebuah judul konten yang dibuat menarik dengan tujuan memancing orang melakukan klik terhadap konten tersebut. Semakin banyak jumlah klik, semakin berhasillah judul clickbait tersebut. 

Saat ini, clickbait banyak ditemukan di berbagai konten, mulai dari berita, postingan blog, hingga video. Ciri sebuah clickbait antara lain:

  • Judul yang digunakan mengundang rasa penasaran 
  • Judul cenderung melibatkan emosi pembaca
  • Memuat gambar yang lucu dan mudah diingat  

Beberapa portal berita atau blog cukup sering menggunakan clickbait sebagai strategi konten marketing mereka. Contohnya, Buzzfeed.

Kenapa Buzzfeed menggunakan judul clickbait di atas? 

Pertama, menggunakan jumlah daftar sebanyak 33 akan menawarkan informasi lebih lengkap ke pembaca. Kedua, daftar produk yang terjangkau, di bawah 40 dollar, akan lebih sesuai dengan audiens yang lebih luas. Ketiga, penggunaan kata “Love” akan memancing emosi positif pembaca.

Nah, meskipun awalnya bertujuan untuk menambah jumlah klik dengan informasi yang relevan dan informatif, saat ini clickbait sering hanya fokus di jumlah klik saja. Alhasil, banyak judul yang bombastis tapi isinya tidak sesuai.  

Misalnya, Anda menemukan sebuah berita yang berjudul Raisa Baru Saja Melahirkan, Ucapannya Bikin Kaget dan Terharu!. Karena tertarik, Anda tentu akan membacanya, dan ternyata tidak menemukan ucapan sesuai judul yang Anda harapkan.

Ilustrasi Judul Berita Clickbait

Bagaimana perasaan Anda setelah membacanya? Sedikit kesal, bukan? Nah, hal itulah yang juga dirasakan audiens ketika menemukan judul-judul clickbait yang berlebihan. 

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam menggunakan clickbait sebagai judul konten untuk bisnis Anda. Tetaplah buat konten yang relevan dengan kebutuhan pembaca dan informasi yang sesuai. Sebab, reputasi bisnis Anda dipertaruhkan, lho. 

Lalu, sebenarnya apa sih  kelebihan dan kekurangan dari judul clickbait untuk konten marketing Anda? Simak pembahasan selanjutnya.

Kelebihan dan Kekurangan Clickbait

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan clickbait:

Kelebihan Clickbait

1. Meningkatkan Click Through Rate (CTR)

ilustrasi menggunakan mouse
sumber: pixabay

Judul clickbait akan membuat audiens lebih tertarik untuk melakukan klik. Sebab selain penasaran, mereka berharap menemukan jawaban dari konten Anda. Faktanya, 8 dari 10 orang akan melakukan klik pada judul konten clickbait.

Ketika semakin banyak orang mengklik pada konten yang dibuat, tentu rasio click-through-rate (CTR) Anda juga akan meningkat. CTR yang tinggi membuktikan bahwa  konten Anda relevan dengan kebutuhan audiens. 

Pada akhirnya, Google akan menempatkannya pada posisi yang baik di hasil pencarian atau related search. 

2. Meningkatkan Pageviews

ilustrasi memantau pageviews

Judul clickbait akan membuat audiens tertarik membaca atau menonton konten Anda. Pada akhirnya jumlah pageviews, yaitu total halaman yang dilihat oleh audiens, akan meningkat.

Nah, saat jumlah pageviews Anda tinggi, konten tersebut akan dianggap bermanfaat untuk pembaca sehingga mesin pencari akan merekomendasikannya di hasil pencarian atau Search Engine Result Page.

Selain itu, bagi media online seperti BuzzFeed, clickbait juga efektif untuk mendapatkan pemasang iklan lebih mudah. Jadi, penghasilan mereka akan bertambah dengan strategi clickbait yang tepat 

3. Potensi Social Share

ragam media sosial di dalam layar ponsel
sumber: pixabay

Clickbait juga cukup efektif untuk  membuat orang membagikan konten tersebut ke orang lain. Sebab, dengan judul yang menimbulkan emosi seperti penasaran, kaget dan lainnya, membuat orang tertarik melakukannya. 

Potensi social share inilah yang dapat Anda manfaatkan untuk meningkatkan brand awareness produk Anda. Jika langkah ini berhasil, Anda bisa tetap membuat judul clickbait yang relevan dengan isi yang dimuat di dalamnya.

Sebaliknya, jika clickbait yang dibuat tidak mendapatkan social share yang cukup, bisa jadi karena audiens menganggap judul tersebut terlalu berlebihan dan tidak ingin menyebarkan konten tidak kredibel. 

Kekurangan Clickbait

1. Mendatangkan Traffic yang Tidak Sesuai 

ilustrasi orang memantau laptop
sumber: pixabay

Clickbait mungkin mampu mendatangkan trafik dari audiens yang penasaran dengan isi konten Anda. Namun, bisa saja audiens tersebut bukanlah target audiens yang sesuai sehingga tidak akan melanjutkan ke halaman pembelian produk. 

Kalau sudah begitu, upaya peningkatan pendapatan melalui strategi konten marketing jadi tidak maksimal, bukan?  

2. Bounce Rate Meningkat

tampilan google analytic untuk memantau bounce rate website
sumber: neilpatel

Kekurangan menggunakan clickbait lainnya adalah adanya bounce rate yang tinggi di website/blog Anda. Alasannya, saat audiens menyadari bahwa konten tak sesuai dengan judul, mereka akan langsung meninggalkan konten Anda. 

Website dengan angka bounce rate yang tinggi terindikasi memiliki konten yang tidak relevan dengan pencarian pengguna. Dengan demikian, Google tidak akan merekomendasikannya ke pengguna mereka sehingga posisi di hasil pencarian akan buruk. 

Baca Juga: 9 Cara Menurunkan Bounce Rate pada Website dan Blog

3. Merusak Brand Image

contoh iklan clickbait yang buruk
sumber: adespresso

Bayangkan Anda membuat clickbait dengan isi konten marketing yang tidak sesuai. Contohnya, Anda menawarkan promo jam tangan untuk semua audiens pada bagian judul.  Nah,  saat audiens membacanya, ternyata promo itu hanya berlaku untuk 100 pembeli pertama. Audiens tentu akan merasa Anda hanya tipu-tipu saja, bukan? 

Jika konten clickbait itu muncul sekali saja, mungkin pembaca masih maklum. Namun kalau hal itu selalu dilakukan, tentu kepercayaan mereka pada bisnis Anda bisa menurun. Akibatnya, reputasi brand Anda bisa jatuh. 

Kelebihan Kekurangan
Meningkatkan Click Through Rate (CTR) Mendatangkan Trafik yang Tidak Sesuai
Meningkatkan Pageviews Bounce Rate Meningkat
Meningkatkan Potensi Social Share Merusak Brand Image

Nah, sekarang Anda sudah memahami bahwa clickbait memiliki kelebihan dan kekurangan. Lalu, bagaimana cara melakukan clickbait yang positif dan bermanfaat untuk strategi konten marketing? Simak pembahasan selanjutnya. 

Cara Membuat Judul Clickbait yang Baik Untuk Strategi Content Marketing 

Berikut ini adalah cara membuat clickbait untuk strategi content marketing Anda!

Yuk simak pembahasan lengkapnya!

1. Gunakan Part Paling Menarik Sebagai Judul

Baca ulang konten Anda sebelum memberi judul, bagian mana yang paling menarik? Atau adakah angka yang akan memancing rasa penasaran audiens? Jadikan kalimat itu sebagai judul konten Anda. 

Contohnya, Niagahoster mengumpulkan riset tentang tips marketing bagi brand lokal. Karena audiens tentu membutuhkan tips yang paling baru, maka judul yang digunakan adalah “Tips Marketing yang Tepat Bagi Brand Lokal di 2021”

judul clickbait yang menggunakan angka

Dengan menggunakan angka tahun 2021, audiens tentu akan merasa tertarik karena mendapatkan informasi terbaru. Selain itu, dengan menggunakan kata “tepat bagi brand lokal”, artikel tersebut lebih spesifik untuk segmen UKM yang membutuhkan informasi, sesuai dengan target pasar dari Niagahoster.

2. Memberi Teka-Teki Pada Judul

Memberi teka-teki pada judul Anda bisa menjadi cara yang efektif untuk membuat clickbait karena dapat meningkatkan rasa ingin tahu dari audiens. Contohnya, konten YouTube tentang perhitungan biaya pembuatan website dari Niagahoster. 

Salah satu keengganan masyarakat untuk membuat website adalah terkait harga. Nah itulah yang kemudian digunakan menjadi pain point, yaitu mahal atau murah. Contohnya seperti ini

contoh judul clickbait di YouTube

Dengan judul teka-teki mahal atau murah, tentu audiens harus klik untuk mendapatkan jawaban yang ada di dalam konten. Ini tentu menjadi strategi yang menarik karena bukan hanya mampu memberikan value ke pengguna berupa informasi tapi juga mendapatkan banyak klik untuk menjaring konsumen potensial.

3. Menggunakan Emosi Untuk Mendekatkan Pembaca

Menggunakan kalimat yang membangkitkan emosi juga bisa Anda gunakan untuk clickbait. Namun, jangan berlebihan ya. Bagaimana caranya?

Misalnya, Anda menyadari bahwa pemilik website merasa takut atau panik jika websitenya tiba-tiba tak bisa diakses. Nah, Anda bisa menggunakannya sebagai judul berbentuk pertanyaan untuk menimbulkan kesan memahami audiens.

Setelah itu, jangan lupa buat kalimat yang menenangkan. Caranya dengan memberitahu bahwa ada solusi yang akan mereka dapatkan jika membaca artikel Anda. Contohnya seperti yang dilakukan oleh Niagahoster di bawah ini

contoh judul clickbait menggunakan emosi pembaca

4. Buat Pembaca Merasa Terlibat

Anda bisa menggunakan kalimat yang mengajak pembaca terlibat seperti mari, yuk, pelajari atau kalimat pertanyaan yang relevan dengan kebutuhan target audiens.

contoh judul yang mengundang keterlibatan audiens

Contohnya, konten bisnis plan Niagahoster yang mengajak calon pebisnis membuat bisnis plan dengan tepat sebagai langkah penting untuk memulai suatu bisnis.

Kenapa judul di atas bisa dianggap clickbait? 

Pertama dengan pertanyaan “Ingin Memulai Bisnis?” audiens akan merasa bahwa konten tersebut sesuai untuk mereka sebagai pebisnis pemula.  Selain itu, kalimat “Simak Dulu Cara Membuat Bisnis Plan Berikut Ini!” membuat audiens untuk bersama-sama mengikuti langkah panduan untuk memulai bisnis. 

5. Gunakan Teknik Copywriting 

Anda bisa membuat judul dengan kalimat yang mudah menarik perhatian dengan menerapkan prinsip copywriting, yaitu concise, relevant, unique,dan useful. 

Penerapan prinsip itu diawali dengan mencoba menulis sebuah judul yang singkat (concise). Tujuannya untuk menghindari kejenuhan audiens. Meski singkat, judul harus tetap mencerminkan manfaat isi konten yang relevan bagi audiens. Selain itu, pastikan untuk membuat judul yang kreatif yang belum pernah digunakan sebelumnya. 

Baca Juga: 10+ Langkah Mudah Membuat Judul Artikel Blog yang Menarik

Sampai di sini Anda sudah memahami cara membuat judul clickbait yang menarik audiens. Lalu seperti apa penerapannya di dalam content marketing? Simak pembahasan selanjutnya.

Contoh Clickbait Lainnya Sebagai Sumber Inspirasi Anda

Berikut ini contoh clickbait yang bisa menjadi sumber inspirasi Anda:

1. New York Post

Judul artikel advertorial New York Post tentang Beelinguap merupakan salah satu contoh judul clickbait yang inspiratif. Beelinguap adalah aplikasi belajar dengan fitur listening dan voice recording. 

Nah, kegiatan belajar bagi sebagian orang mungkin akan terdengar membosankan. Oleh karena itu, New York Post menggunakan kalimat yang bernuansa ceria: “Power of Karaoke” untuk menarik lebih banyak audiens membaca artikel advertorial itu.

Meskipun fitur voice recording memang berfungsi mirip dengan karaoke, tapi penggunaan kata Power of Karaoke merupakan strategi clickbait yang dapat langsung menciptakan nuansa menyenangkan, yang lebih menarik bagi audiens.

contoh iklan clickbait New York Post

2. Buzzfeed

Buzzfeed merupakan media yang sering menggunakan judul clickbait. Salah satu contoh clickbait Buzzfeed adalah 30 Things That’ll Basically Give You No Choice But To Stay Organized:

judul clickbait promosi Buzzfeed

Dengan menggunakan angka untuk membuat judul Buzzfeed memberikan banyak pilihan kepada pembaca untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Selain itu, dengan tidak menyebutkan apa yang ditata, Buzzfeed mencoba melibatkan rasa penasaran audiens untuk mau klik agar mendapatkan jawabannya. 

Artikel terkait penyusunan barang rumah tangga ini merupakan contoh clickbait yang baik karena isi di dalamnya cukup informatif dan relevan dengan sebagian besar audiens. 

3. Penny Hoarder

Contoh clickbait lainnya adalah beberapa artikel dari Penny Hoarder, website penasihat keuangan pribadi di Amerika Serikat. 

Pendekatan yang dilakukan adalah penggunaan judul yang melibatkan emosi sesuai dengan kebutuhan target audiens bisnis mereka. Contohnya, 5 Strategies That’ll Help You Stop Fighting With Your Partner About Money. 

judul clickbait yang relevan dengan keadaan terkini

Judul di atas menarik bagi audiens karena saat itu angka pengangguran meningkat sehingga berpengaruh pada angka pertengkaran rumah tangga di Amerika Serikat. Karena relevan dengan kondisi audiens, banyak klik karena penasaran dengan solusi yang ditawarkan di artikel tersebut.

Yuk Belajar Buat Judul Clickbait Menarik!

Clickbait adalah strategi untuk membuat konten diklik oleh banyak orang. 

Strategi clickbait yang tepat dapat meningkatkan CTR, pageviews, hingga social share yang akan berdampak positif pada brand awareness sebuah bisnis. 

Sayangnya, jika dilakukan dengan berlebihan justru akan merusak brand Anda. 

Di atas kami sudah menjelaskan tentang bagaimana cara membuat judul clickbait yang menarik.  Dan, salah satu yang paling penting adalah mempelajari ilmu copywriting agar sekaligus bisa membantu mendongkrak penjualan.

Penasaran ingin bikin judul clickbait untuk strategi content marketing Anda? Tenang saja, kami punya tips dan contohnya di dalam Ebook kami. Anda bisa mengunduhnya secara gratis!



Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here