Bisnis Web Hosting Bisa Untung? Berikut Panduan Lengkapnya!


Anda mungkin sudah familiar dengan website, web app, dan platform online lainnya. Namun, belum banyak yang tahu bahwa di balik berkembangnya dunia digital, ada bisnis web hosting yang menggerakkannya.

Hingga saat ini bisnis web hosting telah menghidupkan lebih dari 1,7 miliar website di seluruh dunia, lho!

Namun sayangnya, bisnis web hosting seringkali dianggap bisnis yang sangat sulit, kemungkinan karena beberapa alasan berikut:

  • Memastikan kualitas server hosting untuk klien.
  • Maintenance keamanan server hosting.
  • Memberikan customer service ke klien.
  • Membangun sistem billing layanan hosting secara otomatis.
  • Dan masih banyak hal teknis lainnya.

Kekhawatiran di atas biasanya juga diiringi pertanyaan yang sering ditemukan: “Mau buka bisnis web hosting, tapi gimana ya caranya? Susah gak ya? Apa yang harus saya lakukan?” 

Stop dulu berpikir bahwa bisnis web hosting itu sulit. Nyatanya, Anda hanya perlu membangun branding dan mencari konsumen.

Sedangkan segala hal teknis dapat Anda serahkan ke penyedia server hosting. Niagahoster misalnya, akan mengatur dan mengelola urusan teknis server.

Nah, jika Anda memiliki pertanyaan yang sama, maka Anda berada di tempat yang tepat. Karena di artikel ini, Anda akan menemukan penjelasan dan peluang bisnis web hosting, bahkan panduan memulai bisnis web hosting untuk pemula!

Sudah siap? Yuk masuk ke pembahasannya.

Sekilas Tentang Bisnis Web Hosting

Bisnis web hosting adalah jasa yang menyediakan layanan hosting atau penyewaan server kepada para klien. Lewat hosting, klien dapat  menyimpan semua file website sehingga bisa diakses melalui internet. 

Namun, bukan hanya server. Layanan hosting juga menyediakan fitur-fitur pendukung lainnya.

Contohnya, fitur SSL untuk menunjang keamanan, fasilitas pop3 email, layanan support, hingga layer keamanan seperti Imunify360.

Yang seringkali dirisaukan adalah: Bagaimana cara memulai bisnis web hosting? Apa perlu membeli server sendiri?

Bagi pemula, bisnis web hosting dapat dijalankan meski tidak memiliki server hosting sendiri, kok. Yaitu dengan menjadi reseller hosting

Cara kerjanya sangat mudah, Anda dapat menjual layanan web hosting dari vendor atau partner penyedia server hosting. Lalu, menjualnya dengan brand Anda sendiri.

Peluang Bisnis Web Hosting

Selama internet masih ada di dunia ini, bisnis digital akan terus langgeng. Nah, berhubung layanan yang akan Anda berikan berupa server hosting, maka peluang masih terbuka sangat luas. 

Karena hosting pasti dibutuhkan bisnis digital untuk membangun website, web app, dll. Apalagi model bisnisnya dijalankan dengan model langganan, jadi pemasukannya pun rutin.

Baca juga: Website vs Web Application: 7+ Perbedaan dan Kapan Harus Digunakan

Ditambah, riset terbaru dari Data Reportal 2021 menyatakan bahwa sekitar 73,7% atau 202,6 juta orang di Indonesia merupakan pengguna internet. 

Peningkatan sebesar 15,5% dari tahun sebelumnya ini membuktikan bahwa, setiap tahunnya target market dunia digital semakin meningkat.

Tak heran, makin banyak website-website atau produk online yang bermunculan. Di sinilah era bisnis web hosting dapat beraksi. 

Siapa saja sih yang butuh web hosting? Berikut beberapa target market Anda jika terjun ke dunia bisnis web hosting:

  • Toko online;
  • Perusahaan;
  • UMKM;
  • Profesional dari bidang apapun yang ingin membangun portofolio digital;
  • Organisasi;
  • Web developer;
  • Lembaga sekolah, kesehatan, dll;
  • Lembaga pemerintahan;
  • Startup;
  • Dan masih banyak lagi.

Jadi, jangan takut layanan hosting Anda sepi peminat ya. Bahkan Google Indonesia telah memprediksikan bahwa tahun 2025 nanti, perekonomian digital di Indonesia akan mencapai 1,7 kuadriliun rupiah alias Rp1.700.000.000.000.000! 

Baca juga: Posnetindo: Sukses dari Digital Sampai Disangka Dukun

Dengan berbekal sebuah website, Anda dapat meraih beberapa keuntungan sekaligus.

Pertama, ladang cuan Anda adalah dari menjual layanan hosting. Di mana kedepannya tentu banyak orang yang membutuhkan hosting untuk membuat website.

Kedua, keuntungan Anda akan bertambah dengan fitur kebebasan markup harga Niagahoster.

Ketiga, tentunya sebagai reseller Anda akan mendapatkan harga khusus dari Niagahoster. Jadi, harga layanan yang Anda tawarkan tetap kompetitif.

ilustrasi client area niagahoster partner

Itupun belum termasuk keuntungan tak ternilai lainnya, seperti fitur otomatisasi order, reseller area, client area, dll. 

Semuanya bisa Anda dapatkan tanpa deposit sama sekali alias modal Rp0! 

Maka dari itu, sekarang adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk masuk ke bisnis web hosting. Ketika nanti dunia digital Indonesia semakin maju, Anda telah menjadi pemain lama dengan brand yang terpercaya.

Panduan Memulai Bisnis Web Hosting untuk Pemula

Nah, Anda telah sampai pada bagian yang akan menjawab segala tantangan bisnis web hosting pada awal artikel. 

Anda akan menemukan betapa mudahnya membangun bisnis ini! Hanya dalam enam langkah, memulai bisnis web hosting untuk pemula dapat dilakukan dengan tepat, yaitu:

1. Tentukan Target

2. Pilih Partner Hosting Terpercaya

3. Pertimbangkan Fasilitas Partner Hosting

4. Perhatikan Harga

5. Personalisasikan Bisnis Web Hosting Anda

6. Tentukan Flow Operasional

Yuk, bahas satu per satu.

1. Tentukan Target Pasar

Masih ingat siapa saja yang berpeluang menjadi konsumen hosting? Pertama-tama tentukan dulu siapa yang akan menjadi target market Anda. 

Apakah selevel perusahaan menengah hingga besar? Atau fokus pada toko online, UMKM, bisnis lokal? Atau ingin menjangkau semua pangsa pasar?

Misalnya, Anda ingin menargetkan UMKM atau Toko Online. Itu artinya server yang dibutuhkan adalah disk space dan RAM dengan kapasitas besar, yang dapat menyimpan data katalog produk, data user, dan data aktivitas toko online.

Atau jika target Anda adalah startup, maka hosting yang bisa Anda jual yaitu VPS. Karena kustomisasi yang fleksibel untuk membangun sistem website atau web app yang kompleks.

Baca juga: Riset Pasar: Pengertian dan Tips Jitu Menjalankannya

Selain merekomendasikan fitur-fitur yang sifatnya umum, Anda dapat juga menjabarkan detail kebutuhan atau fitur khusus untuk suatu target market. 

Misalnya, hosting dengan layer keamanan Imunify360. Sehingga cocok untuk website dengan akses visitor dan memiliki data penting. Seperti, toko online, organisasi kesehatan, website pendidikan, dll.

Baca juga: SIT Al Fatih: Punya Pelayanan Pendidikan Jempolan Berbekal Website E-Learning

Atau untuk portal berita, website forum atau komunitas, dll, maka pilih yang menyediakan unlimited disk space, bandwidth, dan database, dapat menampung ribuan traffic, serta jaminan uptime tinggi.

Selain agar marketing Anda berjalan dengan baik nantinya, menentukan target berguna saat Anda pada bagian selanjutnya, yaitu tahap memilih partner hosting.

2. Pilih Partner Hosting Terpercaya

kriteria bisnis web hosting

Ketika memilih partner hosting, pastikan partner memiliki beberapa kriteria berikut:

  • Keamanan – Sebagai layer keamanan pertama bagi bisnis Anda, seperti SSL gratis dan sistem keamanan Imunify360. 
  • Kecepatan – Mempengaruhi performa tiap klien yang menggunakan layanan hosting dengan fitur litespeed web server.
  • Customer support – Akses bantuan yang cepat dan tepat.
  • Kualitas data center – Jaminan infrastruktur penyimpanan server yang aman, misalnya Data Center Tier 4.
  • Disk space – Kapasitas penyimpanan data pada server tak terhingga.
  • Bandwidth – Kemampuan transfer unlimited data antara server dengan visitor website.
  • cPanel – Control panel untuk mengelola fitur-fitur server hosting dan file website.

Baca juga: Apa itu Domain dan Hosting? Ini Penjelasan dan Cara Kerjanya

Beberapa kriteria partner hosting di atas berhubungan dengan poin target market. Anda dapat memilih layanan hosting yang memiliki fitur unggulan sesuai dengan kebutuhan target market Anda.

Namun, Anda tidak perlu bingung. Apalagi harus sampai menggunakan beberapa reseller hosting demi memenuhi kebutuhan klien. Di Niagahoster, Anda akan mendapatkan semua spesifikasi tersebut!

3. Pertimbangkan Fasilitas Partner Hosting

Sebagai reseller yang menekuni bisnis web hosting, fasilitas yang diberikan oleh partner hosting sangatlah berperan penting. 

contoh dashboard reseller nipa

Nah, berikut beberapa fitur krusial yang mendukung aktivitas reseller hosting yang perlu Anda perhatikan:

  • User Management – Dashboard untuk mengelola seluruh akun klien melalui satu akun reseller area.
  • Client Area – Dashboard untuk klien yang dapat dikustomisasi dengan brand dan merek Anda.
  • Hosting & Domain Management – Akses penuh mengelola hosting dan domain klien yang terintegrasi dengan client area.
  • Email Otomatis – Fitur pengiriman email secara otomatis kepada klien untuk: notifikasi pembayaran, perpanjang order, dll.
  • Layanan Support – Layanan support prioritas untuk memastikan server hosting klien online dan bekerja 27/4.
  • WordPress Integration – Integrasi antara website bisnis Anda dengan Reseller Area dengan agar transaksi terpusat dan lebih mudah.

Tapi tenang, semua fitur di atas akan lengkap Anda dapatkan sebagai Niagahoster Partner.

Baca juga: Karya Web Studio: Dari Karyawan Jadi Pemilik Perusahaan

4. Perhatikan Modal

Ketika memulai suatu bisnis, urusan modal harus sangat diperhatikan. Pastinya akan ada pula pertanyaan: Bisnis web hosting butuh modal berapa?

Misalnya, apakah Anda harus membayar deposit ke reseller hosting dulu atau bisa membeli layanan hosting setiap Anda mendapatkan konsumen. Intinya, butuh dana awal dong ya?

bisnis web hosting niagahoster partner tanpa modal

Eits, simpan saja pertanyaan di atas, karena Anda bisa memulai bisnis web hosting tanpa modal, lho. Beneran!

Kuncinya, Anda harus pintar-pintar memilih partner hosting yang membebaskan Anda dari segala macam biaya. 

Seperti di Niagahoster, modal Rp0 tanpa biaya deposit dan biaya bulanan, bisa jadi reseller! 

5. Perhatikan Harga

Persaingan selalu ada di setiap bisnis, begitu juga di ranah web hosting. Salah satu contohnya adalah persaingan harga.

Nah, Anda dapat mengakalinya dengan cara memberikan harga yang terjangkau oleh konsumen

Untuk itu, yang perlu Anda lakukan adalah: memilih partner hosting yang memberikan harga lebih murah dibanding pasaran atau memiliki diskon khusus reseller

Di samping itu, sistem markup harga pun harus menjadi pertimbangan Anda dalam memilih partner hosting.

perbandingan harga reseller niagahoster

Niagahoster menyediakan harga partner khusus reseller hosting yang terdiri dari paket Bronze, Emerald, dan Gold mulai dari Rp8.200 saja!

Tujuannya agar Anda mendapatkan harga termurah dan dapat menjangkau target market Anda sendiri.

Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga asli hosting Niagahoster. Contohnya paket Bayi Unlimited Hosting dengan harga asli Rp10.162.

Selisih harga yang menguntungkan tersebut memungkinkan Anda memainkan harga. Ditambah dengan fitur markup harga, Anda dapat menetapkan harga bersaing dan tetap cuan. 

Ditambah dengan fitur invoice kustom, menggaet kepercayaan klien pun jadi lebih mudah.

Baca juga: Nore Inovasi: Banyak Cuan dan Berkembang Pesat dalam Setahun dari Bisnis Jasa Pembuatan Website

6. Bebas Membangun Branding Bisnis 

ilustrasi reseller area niagahoster partner

Klien akan lebih percaya terhadap layanan web hosting yang memiliki logo, billing order, hingga client area sendiri.

Bukannya akan sangat mencurigakan jika Anda punya bisnis hosting sendiri tapi ternyata memiliki member area berlogo penyedia hosting lainnya? Kemungkinan besar, klien pun akan lari ke layanan hosting partner Anda, bukan?

Itu mengapa white label sangat penting, karena Anda dapat menambahkan  logo Anda sendiri di website, billing order, user management, hingga client area. Tujuannya, agar layanan hosting Anda terlihat lebih kredibel.

Niagahoster dapat membuat Anda seolah-olah memiliki layanan hosting sendiri dengan fitur white label. Jadi, Anda juga dapat dengan mudah membangun basis klien.

Selain itu, Anda dapat memberi nama pada semua paket layanan hosting. Baik shared hosting, cloud hosting, dan VPS. 

7. Tentukan Flow Operasional

Experience atau pengalaman klien sangat penting. Mulai dari pemilihan layanan hosting hingga penggunaannya.

Jadi, yang harus Anda lakukan adalah membuat sistem yang terstruktur untuk operasional.

Misalnya, alur order seperti :Landing page > tabel pilihan hosting > CTA checkout > halaman order > halaman pembayaran > validasi pembayaran > halaman aktivasi.

Contoh lainnya seperti email otomatis: email pembuatan akun > email pengingat pembayaran > email detail order > email aktivasi klien > email tutorial member, dll.

Persiapan Website Bisnis Official : Membuat website > pilih tema > bangun landing page > aktivasi payment gateway.

Bantuan customer support : Fitur live chat di klien area > pilihan bantuan otomatis (website, keamanan, fitur, dll) > balasan dari customer support > bantuan via email > bantuan langsung via telepon, dll.

Promosi : Persiapkan klien area dan website untuk order hosting > social media marketing > optimasi blog dengan SEO > manfaatkan digital marketing, dll.

Dan masih banyak sistem operasional yang harus Anda bangun. Seperti layanan customer support, integrasi payment gateway untuk pembayaran, dll.

Sekilas terlihat rumit, maka dari itu reseller hosting adalah jawabannya. 

Tanpa perlu ribet mengatur flow operasional di atas, karena sudah disediakan otomatis oleh Niagahoster. Anda hanya perlu menjalankan fokus marketing saja atas nama brand Anda. 

Niagahoster Partner: Solusi Bisnis Web Hosting Untuk Pemula!

Setelah mengetahui apa itu bisnis web hosting beserta peluangnya di Indonesia, apakah Anda tertarik memulai bisnis ini?

Kalau iya, ketujuh panduan memulai bisnis web hosting di atas dapat menjadi kunci awal kesuksesan Anda. 

Nah, pada bisnis ini intinya Anda hanya perlu menjadi reseller hosting. Berikut ringkasan alur kerja reseller hosting:

Reseller hosting = Anda membuat website bisnis > integrasi Niagahoster Partner > markup harga layanan hosting Niagahoster > klien membeli hosting dari website Anda > order diproses billing otomatis dari Niagahoster > klien mengelola hosting di Client Area dengan logo brand Anda.

Sedikit merangkum pembahasan di atas, jika Anda ingin memulai bisnis hosting, pastikan Anda memilih Niagahoster dengan layanan hosting yang terpercaya dengan fitur dan fasilitas unggulan. 

Segala yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis hosting sudah lengkap tersedia. Mulai dari keamanan, layanan bantuan, markup harga, bebas biaya, fitur CRM lengkap, white label, pay as you go, dll. 

Jadi, tunggu apa lagi?



Sumber

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,989FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles